Kegiatan|

FOTO : Kegiatan Pertemuan

Sabtu malam (03/09/22) pada pukul 18.30 wib, IKHAC mengadakan pertemuan terbatas yang dihadiri oleh jajaran Rektorat, Dekanat, Kaprodi dan Bagian Tata Usaha Administrasi di Restoran Den Bei, Pungging Kab. Mojokerto.

Pertemuan itu sengaja diinisiasi langsung oleh Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA selaku Pembina IKHAC sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Amanah agar dapat merealisasikan cita-cita beliau dalam pengembangan IKHAC untuk menjadi International University.

Dalam kesempatan itu, Turut hadir para Asesor Nasional dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung seperti Prof. Dr. Agus Mulyana,M.Hum, Prof. Dr. Didi Sukyadi, MA dan Dr. Ratnaningsih Eko Sardjono, M.Si. Kedatangan para asesor tersebut dimaksudkan untuk memberikan pengarahan tentang perkembangan LAM (Lembaga Akreditasi Mandiri) dan lembaga akreditasi internasional seperti AQAS (Agency for Quality through Accreditation of Study Programme) yang berbasis di Jerman serta membagikan tips dan trik dalam penyusunan borang akreditasinya.

Sebagaimana yang disampaikan oleh narasumber bahwa Lembaga akreditasi internasional tidak mengarah pada penilaian yang men-judge, tetapi lebih fokus pada rekomendasi terhadap praktik penyelenggaraan proses pendidikan yang dianggap belum baik. Jika proses atau penyelenggaraan program studi itu baik maka output dapat menjadi baik pula yang dapat disejajarkan dengan prodi sejenis dari negara lain. Oleh karenanya, sistem penjaminan mutunya harus baik dan itu akan diarahkan oleh lembaga tersebut.

Di dalam akreditasi internasional juga, kita akan diminta untuk menyusun Self Evaluation Report ( Laporan Evaluasi Diri) di mana penyusunannya cukup satu klaster yang di dalamnya memuat informasi Universitas, fakultas dan program studinya. Sehingga tidak perlu mengulang-ulang informasinya dan baru nanti program studinya yang akan berbeda-beda seperti perbedaan kurikulum dan learning outcomes-nya.

Saat ini, IKHAC sudah melakukan akreditasi untuk 10 program studi di S1 dan 2 program studi di S2. Tahun depan (2023), IKHAC berencana reakreditasi sejumlah program studi yang akan habis masa berlakunya dengan Lembaga Akreditasi Mandiri sesuai bidangnya. Bukan itu saja, IKHAC akan melakukan akreditasi dengan lembaga akreditasi internasional agar standar pendidikan tinggi sejajar dengan level internasional demi terwujudnya kampus yang berskala internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close Search Window