PELEPASAN KKN INSTITUT KH ABDUL CHALIM

PELEPASAN KKN INSTITUT KH ABDUL CHALIM

August 19, 2020 0 By PPTI IKHAC

Rabu, 04 Maret 2020 Institut Pesantren KH. Abdul Chalim (IKHAC) melaksanakan acara pelepasan KKN (Kuliah Kerja Nyata). Seluruh mahasiswa semester 8 sangat antusias mengikuti acara tersebut yang diselenggarakan di aula pasca sarjana IKHAC. Terhitung sejak hari rabu, para mahasiswa mulai menyebar ke desa yang telah ditentukan untuk melaksanakan salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian.  Beberapa desa yang telah ditentukan diantaranya, desa Mojokembang, Nogosari, Karangdiyeng, Ngembat, Dilem Kalikatir dan juga desa lainnya yang berada di sekitar kabupaten Mojokerto. Kuliah kerjanyata ini ditujukan sebagai bentuk pengabdian dan pembauran mahasiswa kepada masyarakat agar lebih dekat dan tidak adanya sekat, karna mahasiswa perupakan penyambung lidah rakyat untuk itulah mahasiswa diharuskan berbaur dengan masyarakat. Para calon sarjana muda akan terjun langsung kelapangan melihat situasi dan kondisi yang sebenarnya dimasyarakat, jika para calon sarjana muda bisa mengambil pelajaran dari hasil KKN , pasti mereka tidak akan kaku lagi ketika mengabdi didesanya nanti , mereka pasti sudah siap dan mampu menjadi harapan masyarakat sebagai agent of change dan kontrol sosial. Kegiatan KKN ini diharapkan menjadi pengamalan dari hasil pembelajaran yang diberikan oleh dosen selama duduk dibangku perkuliahan.

Andika Aprilianto, selaku ketua panitia KKN 2020 memberi pesan dalam sambutannya kepada seluruh mahasiswa peserta KKN, “ini merupakan kesempatan besar yang harus digunakan dengan sebaik mungkin untuk belajar bersama masyarakat agar menjadi  manusia yang sebaik-baiknya”. Tercatat bahwa sebanyak 17 Mahasiswa prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) tersebar di 8 tempat yang berbeda.

Bapak Muslihun, Lc, M. Fil selaku direktur LPPM melepas seluruh mahasiswa dengan memberikan ijazah  bacaan surah Al fill sebanyak 3x. ijazah tersebut beliau beliau berikan sebagai salah satu ikhtiah menjaga diri dari berbagai penyakit, karna tidak bisa dipungkiri selain harus siap lahir dengan menjaga kesehatan selama KKN, para mahasiswa juga harus berbekal batin, dalam artian memohon perlindungan kepada Tuhan dari segala mara bahaya. Sebagaimana yang beliau ungkapkan sebelum melepas mahasiswa peserta KKN, “ Saya berikan ijazah ini mengingat diluar cuaca sering berubah-ubah, berbeagai penyakit sedang berkeliaran”. Acara pelepasan tersebut di akhiri dengan mengkoordinir keberangkatan berbagai kelompok menuju tempat KKNnya masing-masing dengan dibimbing oleh dosen pembimbing Lapangan. (LWA)