Tiga Dosen Ikhac Mengikuti Pelatihan Sekolah Asset Based Community Development di Banyuwangi

Tiga Dosen Ikhac Mengikuti Pelatihan Sekolah Asset Based Community Development di Banyuwangi

August 2, 2019 0 By pusat data dan sistem informasi ikhac

Tepatnya tanggal 19 Juli 2019 tiga dosen Ikhac mengikuti pelatihan Sekolah Asset Based Community Development di Banyuwangi. Tiga dosen yang mengkuti pelatihan ini merupakan perwakilan dari LPPM Institut pesantren KH. Abdul Chalim, Mojokerto. Dianatara dosen-dosen tersebut adalah Muslihun Lc, M.Fil, Idris M.Th.I dan Imam Safii M.Kom.I

Pelatihan ini diikuti oleh 30 orang dosen dari kampus lain dibawah naungan kopertais IV Surabaya. Para dosen diwilayah Kopertis dan Kopertais diajak turun langsung ke masyarakat selama tiga hari berturut-turut, mulai tanggal 19-21 Juli 2019.

Hari pertama, peserta kegiatan yang bekerjasama dengan Asosiasi Dosen Pengambang Masyarakat (ADPEMAS) dan Forum Komunikasi Dosen Peneliti (FKDP) diajak turun menemui Komunitas Banyubening Banyuwangi. Selanjutnya mereka diberi materi pendekatan ABCD sebagai metode pemberdayaan masyarakat. Termasuk pemaparan tentang teknik Community Organizing dengan pendekatan ABCD.

“Hari ini kami melakukan praktik lapangan Riset Partisipatif dengan menggunakan metode ABCD di komunitas Banyubening Banyuwangi, nanti kami dan teman-teman dosen akan bergeser ke lokasi praktek kedua, di Pulau Merah Banyuwangi,” ucap Muslihun, ketua LPPM Institut Pesantren KH. Abdul Chalim.

Sesampai di Pulau Merah para peserta mengikuti materi ke-4  tepatnya tanggal 20 juni 2019 yakni evaluasi praktik lapangan riset partisipatif dengan menggunakan metode ABCD di komunitas Banyubening. Serta Plan Action/praktek lapangan riset partisipatif dengan menggunakan metode ABCD di komunitas Pulau Merah. Dan penyusunan proposal hibah pengabdian masyarakat berbasis riset (Ristek-Dikti/ Diktis Kemenag RI).

“Hari terakhir, kami dan peserta lain diajak berwisata ke Goa Macan serta melihat Sun Rise di Pantai Mustika, dilanjutkan dengan praktek lapangan di Pantai Pulau Merah, penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) dan penutupan”. Ujar Idris, sebagaimana diungkakan oleh salah satu anggota LPPM Institu Pesantren KH. Abdul Chalim./lihun