Dosen Ekonomi Syariah IKHAC Mengikuti Rakornas IAEI, Penguatan Kerjasama dengan Lembaga Perguruan Tinggi di Indonesia

Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Ahli Ekonomi Islam (DPP-IAEI) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) tahun 2018. Adapun Rakornas yang berlangsung pada hari Jumat, 14 Desember 2018 yang bertempat di Ruang Singosari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur tersebut diikuti oleh seluruh komisariat IAEI se-Indonesia. Perwakilan dari Ekonomi Syariah Institut Pesantren KH. Abdul Chalim (IKHAC) Mojokerto adalah Syahrul Hanafi, M.E.K, Muawanah M.E.I, dan Nur Dinah Fauziah, M.E.

Pada kegiatan rakornas yang dipimpin langsung oleh Sekjen IAEI Munifah Syanwani M.Si ini membahas tentang program dan agenda kerja IAEI dalam satu tahun mendatang dan puncaknya di bulan Oktober 2019 akan diadakan muktamar IAEI.

Dalam kegiatan rakornas IAEI ini juga dilaksanakan penandatanganan MOU antara IAEI institute, Lembaga Sertifikasi Profesi Ekonomi, Keuangan dan Bisnis Islam (LSP-EKBISI) dengan lembaga perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Harapan dengan adanya kerjasama tersebut diungkapkan Munifah Syanwani agar dapat meningkatkan keahlian dari lulusan Ekonomi Syariah, serta untuk meningkatkan jumlah SDM yang memiliki background Ekonomi Syariah  bekerja di lembaga keuangan syariah.

Selanjutnya, kegiatan rakornas IAEI yaitu diikuti dengan kegiatan Seminar Nasional Zakat dan Suistanable Development Goals (SDGs) dalam acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2018 yang berlangsung di Ballroom COEX Grand City Surabaya.

Pada seminar ini, Iwan Agustiawan Fuad dari Badan Wakaf Indonesia (BWI) sebagai salah satu narasumber mengutarakan bahwa potensi zakat dan wakaf di Indonesia sangat besar dilihat dari jumlah dana ZIS yang disalurkan ke lembaga-lembaga pada tahun 2015-2018 yang mencapai 6 Triliun Rupiah jumlah ini mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya yang mencapai 68 milyar Rupiah. Sedangkan peran dana zakat dan wakaf sendiri untuk mewujudkan SDGs meliputi peningkatan pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, kemanusiaan, dan lingkungan hidup. (ndf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *